Tampilkan postingan dengan label Tips Diabetesi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Diabetesi. Tampilkan semua postingan
Senin, 16 Juli 2012
0
Senin, 16 Juli 2012
Read More
Hati-Hati Memilih Pengobatan Alternatif untuk Diabetes!
Akhir-akhir ini marak pengobatan alternatif. Berbagai iklan atau promosi tentang penyembuhan alami terhadap berbagai macam penyakit gencar di mana-mana, tetapi hal ini jarang terjadi dan belum terbukti kebenarannya 100%. Orang yang diabetes dengan gejala obesitas akan dibujuk untuk menurunkan berat badannya dengan pengobatan alternatif. Penyakitnya pun akan terlihat seperti berhasil sembuh. Namun, tidak ada orang yang masih ketergantungan insulin yang pernah mendapatkan manfaat dari Pengobatan Alternatif. Jadi, jangan terkecoh oleh iklan yang dilengkapi dengan testimoni kesembuhan, karena setiap orang tingkat parahnya berbeda-beda dan lagian pengobatan alternatif meskipun kadang ada yang sudah mendapat izin diknas, tapi tidak ada sidak atau pengawasan terus-menerus dari diknas itu sendiri.
Sabtu, 14 Juli 2012
0
Sabtu, 14 Juli 2012

Read More
Tips Super Mudah Olahraga Bagi Diabetesi

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Medical Association (2006), menyatakan bahwa olahraga yang dilakukan teratur (seperti: berjalan kaki) dapat memperbaiki kontrol kadar gula dalam darah, menurunkan berat badan, mencegah perut buncit dan menurunkan terjadinya risiko serangan jantung. Namun, tidak semua olahraga itu baik. Kita harus melihat kemampuan yang ada pada diri kita, terutama bagi para penderita diabetes, karena jika olahraga dilakukan melebihi batas kemampuan maka akan berakibat kurang baik bagi kesehatan. Sebelum olahraga, ceklah gula darah Anda. Dilarang berolahraga jika gula garah sangat tinggi/ rendah (< 100 mg/dL), yang baik adalah saat (100 - 250 mg/dL). Berikut ini adalah tips mudah bagi diabetesi:
Berjalanlah selagi sempat dan hindari memakai mobil
Jika Anda mau berolahraga, tentu lucu bukan jika jalan-jalan dengan menggunakan mobil? Selain harus mengeluarkan uang untuk beli bensin, juga tidak cukup untuk mengeluarkan kalori tubuh Anda, karena kalori yang dikeluarkan akan sedikit. Lebih baik jika berolahraga dengan jalan kaki cepat, seperti gerak jalan. Ajak peliharaan Anda berjalan-jalan lebih lama. Murah, mudah dan simpel serta kalori yang dikeluarkan lebih banyak.
Berjalanlah menuju tempat kerja
Jika tempat kerja Anda berjarak tidak terlalu jauh dari rumah Anda (sekitar 200 meter), hendaknya berjalanlah menuju tempat kerja daripada dengan menggunakan mobil atau sepeda motor, karena hal ini merupakan kesempatan untuk sekaligus berolahraga sambilan.
Pilihlah naik tangga dibanding menggunakan lift/ eskalator
Bagi Anda yang terlalu sibuk, tidak bisa sama sekali meluangkan waktunya untuk olahraga (meskipun hari libur), maka Anda bisa memilih alternatif ini. Saat Anda di tempat kerja, pilihlah naik tangga daripada lift (jika di kantornya ada), karena naik tangga cukup banyak mengeluarkan energi/kalori tubuh Anda, sehingga aman dari ancaman obesitas dan diabetes.
Buat rencana untuk berjalan kaki dengan alat kebugaran/ setidaknya tiga setengah jam dalam seminggu
Jika Anda seorang yang bisa dibilang mapan/mampu, apalagi kalau Anda obesitas (kemampuan) sehingga sulit untuk berjalan-jalan keluar rumah, maka belilah alat kebugaran (jalan di tempat). Lakukan minimal 3 setengah jam dalam seminggu.
Berenanglah
Olahraga ini juga sangat efektif bagi penderita diabetesi, karena semua organ tubuh dapat bergerak sehingga akan terjadi relaksasi dan tidak berisiko terjadinya lecet-lecet pada kaki yang berakibat infeksi.
Bersepedalah ke mana Anda akan pergi
Jika Anda malas untuk jalan kaki, cocok bagi Anda untuk memilih alternatif ini. Namun berhati-hatilah, jangan sampai kaki Anda terserempet jeruji sepeda, karena kaki sangat berisiko lecet bagi diabetesi.
Kamis, 12 Juli 2012
0
Kamis, 12 Juli 2012
Read More
5 Tips Aman Berenang Bagi Penderita Diabetes
Hipoglikemia yang terjadi pada saat berenang dapat membahayakan Anda dan orang lain. Oleh karena itu, ikutilah tips agar aman berenang, seperti sebagai berikut: Pertama, usahakan jangan berenang sendirian, minimal ada 2 orang teman, karena jika Anda mengalami hipo maka setidaknya ada yang menolong. Kedua, beritahu teman (atau guru jika masih di sekolah) agar menarik Anda keluar dari kolam renang jika suatu saat Anda mulai bersikap aneh atau mengalami kesulitan (lemah, gemetar). Ketiga, periksa gula darah sebelum berenang dan jangan lupa konsumsi beberapa Lucozade (atau yang sejenisnya) jika kadarnya kurang dari 8 mmol/liter. Keempat, tempatkan tablet glukosa atau Lucozade di sisi pinggir kolam. Kelima, segera keluar dari area air saat ada tanda-tanda/ gejala awal hipo.
Jika Anda adalah seorang perenang yang hebat/ superior dan ingin menyelam, ada beberapa aturan/ batasan yang tak boleh dilanggar. Anda harus memiliki laporan kesehatan tahunan: harus bebas dari komplikasi jangka panjang diabetes, dan pastikan saat menyelam Anda bersama orang lain yang tidak berpenyakit diabetes.
0
Read More
Heboh Aturan Mengemudi Bagi Penderita Diabetes
Setiap orang baik itu penderita diabetes atau bukan, rentan terhadap bahaya yang dapat terjadi pada saat di jalan/ lalu lintas. Melalui penggunaan alat pengukur gula darah modern, bahaya hipoglikemia saat mengemudi mungkin dapat dihindari. Beberapa aturan mengemudi yang harus dipatuhi penderita diabetes, yaitu sebagai berikut: Pertama, selalu periksa gula darah sebelum mengemudi. Jika kadarnya rendah, maka makan atau minum glukosa sebelum mengemudi. Kedua, bawalah selalu makanan di dalam mobil dan konsumsi segera jika merasakan tanda-tanda hipo. Tanda-tanda hipoglikemia adalah sebagai berikut: berkeringat, jantung berdebar, gemetar, lapar, gelisah, bingung, mengantuk, perilaku yang aneh, kesulitan dalam berbicara, mual, sakit kepala dan kelelahan.
Selanjutnya Ketiga, jika merasa sedang terkena hipo, menepilah segera hentikan mobil, matikan mesin, dan lepas kunci mobil. Segera minum atau makanan yang manis-manis/ mengandung glukosa, seperti: gula (paling mujarab), permen non aspartam (gula asli), atau glukosa tablet seperti Dextro-Energi, karena penyerapannya sangat cepat (setiap 3 tablet mengandung 10 gram glukosa). Setelah mengkonsumsi gula atau minuman manis diharuskan agar makan roti/ biskuit ukuran kecil. Keempat, jangan melanjutkan mengemudi sampai Anda yakin betul bahwa gula darahnya sudah dalam batas normal, yaitu 90 - 139 mg/dL atau tidak lebih 10 mmol/liter.
Langganan:
Postingan (Atom)


